Wednesday, October 19, 2016

Membidangi lebih dari 20 program

Mempelajari tugas pokok dan fungsi bidang Pengendalian masalah kesehatan (PMK) ini, memang sangat luas. Bagaimana tidak? Bidang yang terdiri dari tiga seksi ini mengampu lebih dari 20 program. Sebut saja di seksi surveilans ada tiga program, di seksi kesehatan ada tiga program dan di pengendalian penyakit  itu ada lebih dari 14 program.

Perlu strategi anggaran berimbang
Dari banyaknya program, terutama pengendalian penyakit menular maupun tidak menular sayangnya  tidak diimbangi  dengan besarnya alokasi anggaran.  Ternyata kondisi semacam ini juga dialami di beberapa kabupaten lainnya di Jawa Tengah. Hal ini teruangkap dalam rapat koordinasi bidang pengendalian penyakit di Dinas Kesehatan Provinsi awal bulan Juli 2011.

Akibatnya ada beberapa program hanya memperoleh alokasi anggaran kegiatan yang hanya cukup untuk membiayai satu kali pertemuan untuk petugas Puskesmas. Padahal program- program termasuk program prioritas, seperti Program pengendalian penyakit Demam Berdarah, TB Paru, HIV-AIDS, Diare dan ISPA.

Memanafaatkan mekanisme perubahan anggaran
Setelah mencermati dokumen penganggaran yang ada di Bidang PMK tahun itu, aku melihat dan menemukan celah untuk menggeser dan menggabungkan alokasi belanja antar kegiatan. Sebagai dasar  aku mengusulkan  perubahan uraian rincian obyek belanja. Kemudian aku melakukan koordinasi di unit yang menangani perencanaan dinas, untuk memasukkan usulan bidang itu ke dalam mekanisme usulan perubahan anggaran ke Pemkab Kebumen.


Alhamdulillah, berhasil. Sehingga di periode anggaran perubahan, aku dan teman-teman di Bidang PMK, dapat melaksanakan kegiatan dari program prioritas seperti Program pengendalian penyakit Demam Berdarah, TB Paru, HIV-AIDS, Diare dan ISPA dengan lebih memadai. 

No comments:

Post a Comment