Ada orang-orang yang kita kenal karena namanya sering disebut. Ada orang-orang yang kita kagumi karena prestasinya. Tetapi ada pula orang-orang yang mungkin tidak pernah kita kenal namanya, tidak pernah masuk berita, dan tidak pernah menerima penghargaan apa pun. Mereka hanya menjalani hidup, bekerja, menghidupi keluarga, membesarkan anak, menjaga orang tua, dan menghadapi kesulitan hari demi hari. Justru kepada orang-orang seperti itulah buku ini saya persembahkan.
Buku Orang Hebat: Orang-orang Biasa yang Menolak Menyerah lahir dari perjumpaan saya dengan banyak orang sederhana. Mereka bukan tokoh terkenal. Mereka tidak memiliki kisah hidup yang selalu gemilang. Sebagian bahkan menjalani kehidupan yang mungkin tampak biasa saja.
Namun ketika saya mendengar cerita mereka lebih dekat, saya menemukan sesuatu yang tidak biasa.
Mereka pernah gagal.
Pernah kehilangan pekerjaan.
Pernah kehabisan uang.
Pernah kecewa.
Pernah merasa lelah.
Bahkan mungkin pernah bertanya dalam hati, “Sampai kapan saya harus menjalani semua ini?”
Tetapi mereka tetap bangun keesokan harinya.
Tetap bekerja.
Tetap mengayuh.
Tetap berjualan.
Tetap menanam.
Tetap berlayar.
Tetap menyekolahkan anak.
Tetap menjaga keluarga.
Dan yang paling penting, mereka tetap mencoba.
Dari merekalah saya belajar bahwa keberanian tidak selalu hadir dalam bentuk yang besar. Kadang keberanian hanya berupa keputusan sederhana untuk tidak menyerah hari ini.
Buku ini berisi 25 kisah tentang orang-orang seperti itu. Kisah tentang mimpi yang dipertahankan, kehidupan yang menguji, cinta kepada keluarga, pekerjaan yang jarang dipuji, dan perjalanan menemukan makna.
Saya tidak menulis kisah-kisah ini untuk membuat mereka terlihat sempurna. Mereka manusia biasa, dengan segala keterbatasan dan kelemahannya. Justru di situlah letak keindahannya. Mereka mengajarkan kepada kita bahwa hidup tidak harus selalu menang untuk menjadi berarti.
Ada kalanya kita hanya perlu bertahan.
Ada kalanya kita harus memulai lagi.
Ada kalanya kita harus menerima kegagalan, mengubah jalan, lalu mencoba sekali lagi.
Dan ada kalanya kita baru menyadari betapa hebatnya seseorang setelah mengetahui betapa berat kehidupan yang diam-diam telah ia lalui.
Saya berharap buku ini tidak hanya membuat pembaca mengenal mereka, tetapi juga membuat kita lebih peka terhadap orang-orang di sekitar kita. Mungkin penyapu jalan yang kita lewati setiap pagi sedang berjuang membiayai sekolah anaknya. Mungkin pedagang kecil yang kita temui sedang menyelamatkan keluarganya dari kesulitan. Mungkin seseorang yang terlihat biasa saja sedang berjuang menghadapi sesuatu yang tidak pernah ia ceritakan kepada siapa pun.
Karena itu, jangan terlalu cepat menilai kehidupan seseorang hanya dari apa yang terlihat. Di balik seseorang yang tetap tersenyum, mungkin ada perjuangan panjang yang tidak pernah kita ketahui. Dan kepada Anda yang sedang membaca buku ini dalam keadaan lelah, sedang menghadapi kegagalan, sedang kehilangan arah, atau bahkan sedang berpikir untuk menyerah, saya ingin mengatakan satu hal:
Anda tidak sendirian.
Semoga kisah-kisah sederhana dalam buku ini menjadi teman dalam perjalanan Anda. Bukan untuk menggurui, bukan untuk mengatakan bahwa semua masalah akan segera selesai, tetapi sekadar mengingatkan bahwa selalu ada alasan untuk mencoba sekali lagi. Sebab mungkin kita tidak bisa mengendalikan seberapa berat jalan yang harus kita lalui. Tetapi kita masih bisa memilih apakah akan berhenti atau melangkah lagi.
Terima kasih kepada semua orang yang kisah hidupnya menjadi bagian dari buku ini. Terima kasih karena telah mengizinkan saya melihat kehidupan dari dekat, mendengar cerita, merasakan sebagian kecil perjuangan, dan belajar dari keteguhan yang mungkin selama ini luput dari perhatian.
Dan kepada para pembaca, terima kasih telah bersedia berhenti sejenak untuk mendengarkan suara orang-orang biasa. Semoga setelah menutup halaman terakhir buku ini, kita tidak hanya melihat mereka dengan lebih hormat. Semoga kita juga melihat kehidupan kita sendiri dengan cara yang berbeda.
Karena pada akhirnya, mungkin menjadi orang hebat bukan tentang seberapa tinggi kita berdiri. Melainkan tentang seberapa sering kita jatuh, seberapa berat kita terluka, dan seberapa tulus kita memilih untuk bangkit dan mencoba lagi.
Untuk mereka yang tetap berjalan.
Untuk mereka yang tetap berharap.
Untuk mereka yang memilih tidak menyerah.
Buku ini untuk kalian.
Penulis
No comments:
Post a Comment